Sumbang 2 Medali, Lifter Indonesia Dipersiapkan Agar Menang Emas Olimpiade 2016
SerbaSerbi

Dengan prestasi Triyatno maupun Eko Yuli Irawan, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Angkat Besi, Sukandi, mengungkap persiapan pelatnas sejak dini bagi para lifter untuk Olimpiade Brazil, 2016.

WowKeren - Meski baru akan berlangsung 4 tahun lagi, angkat besi Indonesia sudah bersiap untuk Olimpiade 2016 di Brazil. Dengan kesuksesan Eko Yuli Irawan meraih medali perunggu dan Triyatno menyabet perak di Olimpiade 2012, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Angkat Besi, Sukandi, merasa perlu menggembleng lifter Indonesia untuk mengikuti jejak dua atlet tersebut.

"Meraih prestasi di Olimpiade ke depan, kita harus mempersiapkan atlet dari sekarang. Jangan dua atau tiga bulan sebelum Olimpiade baru serius. Jadi kita harus mempersiapkan pelatnas dari sekarang," kata Sukandi, Rabu (8/8). "Kita harus siap dengan tantangan untuk meraih prestasi maksimal. Jadi jangan terputus sampai selesai pertandingan saja, misalnya selesai Olimpiade atau SEA Games persiapan latihan selesai. Kita inginnya tidak seperti itu, harus berkesinambungan. Dalam hal pembinaan kita harus mampu mencetak bibit prestasi sejak usia dini."

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI), Adang Daradjatun, menargetkan agar angkat besi bisa menyabet medali emas di Olimpiade 2016. Karena itu, para lifter perlu menjalani pelatihan di dalam maupun luar negeri jauh-jauh hari sebelum kompetisi internasional.


"Eko dan Triyatno mencatatkan total angkatan yang luar biasa saat berlatih di China dan Korea sebelum keberangkatan ke London," ujar Adang. "Berlatih di luar negeri adalah kesempatan yang bagus bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan."

Kesuksesan Triyatno dan Eko ini membuat 2 lifter tersebut tak hanya menyabet medali tetapi juga mendapat bonus dari PT KAI yang mendukung pihak PB PABBSI. Triyatno mendapat hadiah Rp 500 juta sementara Eko mendapat Rp 250 juta. Untuk pelatih dari dua atlet itu diberikan bonus Rp 250 juta sedangkan PB PABBSI mendapat Rp 500 juta.

Selain itu, Pemkot Balikpapan (kota asal Triyatno dan Eko) memberikan bonus berupa tunjangan hari raya (THR). Selain itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan juga memberikan bonus masing-masing sebesar Rp50 juta bagi Triyatno dan Rp 30 juta untuk Eko.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!