Posisi Mark Zuckerberg Dinilai Aman Meski Nilai Saham Facebook Menurun
SerbaSerbi

Facebook kemungkinan besar tak akan terburu-buru menyingkirkan Mark mengingat kontribusinya dalam mendirikan perusahaan.

WowKeren - Akhir pekan lalu, beredar isu kalau CEO Mark Zuckerberg akan hengkang menyusul turunnya saham Facebook lebih dari 7 persen selama dua hari terakhir. Namun hal itu dirasa mustahil oleh managing director Bullpen Capital (perusahaan investasi bidang teknologi internet), Duncan Davidson.

"Dia aman," tegas Duncan. "Karena Facebook tak akan menjadi seperti saat ini tanpa dirinya. Masalah utama adalah Facebook seharusnya menjual saham pada publik (via initial public offering/IPO) 2009 lalu."

Sementara itu, pengacara bidang surat-surat berharga, Andrew Stoltmann, merasa kalau Facebook perlu membenahi sistem manajemen. Andrew juga mengaku ragu dengan kemampuan Mark menjalankan perusahaan.

"Kejeniusannya mendirikan perusahaan memang tak diragukan lagi," kata Stoltmann. "Namun ini bukan berarti dia mampu menjalankan perusahaan publik."

Sebelumnya dalam perdagangan Kamis (16/8) waktu setempat, saham Facebook melorot 6,27 persen menjadi USD 19,87 per lembar. Ini berarti telah ada penurunan 48,03 persen sejak IPO Mei lalu.


Jika secara finansial, Facebook sedikit bermasalah. Namun dalam hal popularitas situs jejaring sosial ini tak kalah dari Yahoo!. Berdasarkan riset dari comScore, Facebook menduduki peringkat kedua dalam daftar situs paling banyak diakses untuk melihat video.

Hingga saat ini, tercatat 53 juta unique viewers mengakses Facebook. Sementara Yahoo! memiliki unique viewers lebih dari 48 juta. Untuk posisi pertama dihuni oleh situs mesin pencari Google dengan unique viewers lebih dari 156 juta.

Berikut ini foto data statistik comScore tentang daftar situs terpopuler:

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!