Saham RIM naik karena kerugian Rp 2 triliun masih lebih sedikit dari estimasi Wall Street sebelumnya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 28 September 2012 - 11:51 WIB
WowKeren - RIM mendapat angin segar ketika menyampaikan hasil laporan keuangan yang buruk. Mereka melaporkan kuartal kedua pada 2012 ini mengalami kerugian sebesar USD 235 juta (Rp 2 triliun). Hal ini berbeda dengan kuartal yang sama pada tahun sebelumnya yang meraup keuntungan USD 329 juta (Rp 3 triliun).
Meski mengalami kerugian namun saham RIM malah naik kisaran 17 hingga 19 persen setelah pengumuman tersebut. Saham RIM di Nasdaq naik dari USD 1,29 menjadi USD 8,43 per saham. Kenaikan harga saham tersebut terjadi karena laporan kerugian ternyata lebih kecil dari estimasi yang dikeluarkan oleh Wall Street sebelumnya.
Kerugian itu masih lebih baik dari estimasi analis yang memperkirakan RIM bakal mengantongi kerugian USD 2,5 miliar. Pendapatan RIM pun turun 31 persen dari USD 4,17 miliar menjadi USD 2,87 miliar. Sedangkan uang kas yang dikantongi RIM saat ini sebanyak USD 2,3 miliar, naik USD 100 juta (Rp 985 miliar).
Pada kuartal kedua ini RIM sudah mengapalkan 7,4 juta unik BlackBerry dan 130 ribu tablet Playbook. Jumlah itu satu juta unit lebih banyak dari perkiraan analis. Sedangkan dari jumlah pengguna RIM saat ini memiliki 80 juta pelanggan BlackBerry, naik 2 juta pelanggan dari kuartal sebelumnya.
(wk/)