Ketua Umum PSSI Tolak Langsung Tawaran Duel Timnas KPSI
SerbaSerbi

Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, merasa kalau niatan untuk duel antar timnas itu hanya akan menyusahkan pemain.

WowKeren - Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, menolak secara langsung rencana duel antara Timnas Indonesia yang resmi melawan Timnas KPSI di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 10 Oktober mendatang. Menurut Djohar, niatan itu tak perlu digubris karena hanya akan mengorbankan pemain.

"Saya rasa niatan tersebut tidak perlu dilayani. Itu hanya ambisi-ambisi tidak menentu dari sekelompok orang saja," ujarnya, Rabu (3/10). "Dan jika niatan tersebut kami sanggupi, tentu para pemain yang akan menjadi korban. Kami tidak mau hal itu terjadi."

Keinginan untuk mengadu kekuatan ini digagas oleh KPSI dengan maksud menunjukkan siapa yang pantas membela Indonesia di kancah Piala AFF 2012. Faktor lainnya karena PSSI menentukan 31 pemain timnas tanpa koordinasi dengan JC.


Menanggapi hal itu, Djohar lagi-lagi bersikeras kalau pihaknya tak perlu menunggu persetujuan JC hanya untuk menentukan pemain timnas. "Walau ada JC, timnas harus tetap ada di bawah federasi (PSSI). Yang benar, JC tidak memiliki hak untuk memanggil timnas. JC hanya mengharmonisasi, jika ada pemain atau klub-klub yang tidak mau dipanggil ke dalam timnas," tegasnya.

Djohar juga menilai KPSI hanya sekedar mencari-cari masalah. Padahal sejauh ini PSSI sudah menghormati keputusan hasil rapat dengan JC.

"Saya merasa apa saja yang kami lakukan, pasti akan selalu mendapat tentangan atau ditolak oleh mereka (KPSI)," lanjutnya. "Kami sudah mencoba mematuhi apa-apa saja yang telah disepakati di dalam JC. Tapi mereka selalu saja membalikkan fakta yang sebenarnya terjadi."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!