Sekjen PSSI Halim Mahfudz mengaku namanya dicatut oleh seseorang bernama Dharmansyah untuk membuat janji palsu dengan Presiden AFC.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 20 Oktober 2012 - 08:35 WIB
WowKeren - Sekjen PSSI, Halim Mahfudz, mengungkap kalau namanya telah disalahgunakan orang tak bertanggung jawab. Oknum bernama Dharmansyah itu mengaku-aku sebagai utusan Halim dan kemudian menelepon Presiden Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Prince Abdullah.
"Nama saya dipalsukan meminta bertemu Prince Abdullah di Kuala Lumpur," ujar Halim saat di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (19/10). "Saat saya menelepon ke sana, ternyata nama saya sudah tercantum akan bertemu mereka. Pertemuan itu dijadwalkan tanggal 18 Oktober 2012 pukul 11.30 waktu setempat di Hotel Royal Chulan, Kuala Lumpur."
"Mungkin indikasinya kalau saya tak muncul Prince Abdullah menganggap saya tak menepati janji," lanjut Halim. "Bisa merusak nama baik saya. Atau yang kedua, nanti mungkin ada utusan saya yang datang dan bilang saya tak bisa hadir karena alasan tertentu. Lalu, bisa saja ada pembicaraan-pembicaraan tertentu dengan AFC."
Ditambahkan oleh Halim, ia sama sekali tak punya utusan bernama Dharmansyah. "Saya terkejut, karena merasa tak pernah menelepon ke AFC. Sekretarisnya Prince Abdullah mengaku yang menelepon adalah utusan saya bernama Dharmansyah. Nomor teleponnya nomor Indonesia, 085234959117. Setelah diselidiki, lokasi orang tersebut di Pare-Pare," sahutnya.
Halim mengaku kaget ketika mengetahui kalau namanya dicatut. Demi mengatasi kesalahpahaman itu, Halim langsung ke Kuala Lumpur untuk menemui Prince Abdullah.
(wk/)