Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, menentukan klasifikasi tentang juru bicara untuk Timnas Indonesia sehingga tidak ada informasi yang menyesatkan masyarakat.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 03 November 2012 - 10:06 WIB
WowKeren - Demi menjaga semangat Timnas Piala AFF 2012, PSSI mengeluarkan kebijakan baru. Aturan tersebut dimaksudkan agar informasi yang sampai ke masyarakat tak akan simpang siur.
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin menegaskan lewat Memo Internal No: 39/MINT DAH-HM/X-2012 perihal Kebijakan Juru Bicara bahwa nantinya akan ada klasifikasi topik pembicaraan terkait timnas. Memo tersebut juga disetujui oleh Sekjen PSSI Halim Mahfudz.
"Untuk itulah, kami buat peraturan ini. Demi menjaga timnas Indonesia," kata Djohar di Jakarta, Jumat (2/11). "Agar semua pemain, pelatih tidak terganggu. Jangan yang tidak punya kewenangan ikut bicara juga, dan agar informasi yang diterima masyarakat tidak berbeda-beda."
"Peraturan ini berlaku mulai kemarin. Jadi tidak boleh sembarangan semua pihak bicara," tegasnya. "Kami akan menegurnya. Mereka semua harus patuh terhadap peraturan ini demi timnas Indonesia."
Sementara itu, Koordinator Timnas Indonesia, Bob Hippy, dan Penanggung Jawab Timnas Indonesia, Bernhard Limbong, tetap memiliki hak bicara sesuai dengan jabatan. Saat ini Bob juga menjabat anggota Komite Eksekutif dan Limbong, ketua Komite Disiplin.
"Mau tanya Bob atau Limbong silakan saja," kata Djohar. "Mereka tetap mempunyai hak bicara. Jadi tidak ada informasi yang menyesatkan."
Berikut ini aturan tertulis pihak-pihak yang boleh memberikan informasi tentang timnas:
- Terkait organisasi dan informasi umum: ketua umum dan sekjen PSSI.
- Terkait tim nasional Indonesia: pelatih, manajer, dan pemain atas seizin dan sepengetahuan pelatih.