Bos Intel Mendadak Pensiun Setelah 40 Tahun Mengabdi
SerbaSerbi

Paul Otellini memutuskan pensiun dini agar Intel bisa dipimpin oleh generasi lebih muda untuk perkembangan yang lebih baik.

WowKeren - Keluarnya petinggi perusahaan teknologi raksasa kembali mengejutkan publik. Setelah Microsoft, kini Intel ikut menjadi perbincangan setelah sang CEO menyatakan akan pensiun dini. Paul Otellini mengejutkan banyak pihak dengan meminta pensiun setahun lebih cepat dari peraturan perusahaan Intel.

Intel memiliki peraturan pengambilan pensiun CEO bisa dilakukan setelah sudah berusia 65 tahun. Namun Paul akan mulai pensiun pada Mei 2013 yang pada saat itu ia baru berusia 62 tahun. Dewan Direksi Intel pun berusaha menghalangi keinginan CEO kelima Intel tersebut namun gagal.

"Keputusan ini sepenuhnya telah dipikirkan masak-masak oleh Paul. Dewan direksi menerima keputusan tersebut dengan berat hati," tulis pernyataan dari Intel. "Keputusan pensiun Paul akan mengakhiri karir cemerlangnya selama 40 tahun mengabdi memberikan layanan terbaik bagi perusahaan dan pemegang saham."


Paul sendiri hanya mengatakan regenerasi sebagai alasan meminta pengunduran diri. CEO yang menjabat sejak 2005 ini memandang Intel sudah saatnya dipimpin oleh generasi lebih muda agar bisa berkembang lebih baik. Kini dewan direksi tengah memilih 3 kandidat bos pengganti yang proses pemilihannya melibatkan Paul.

Intel hingga saat ini masih dominan sebagai pembuat prosesor komputer PC namun dinilai lambat beraksi di pasar mobile yang dikuasai ARM. Kini tren penjualan PC menurun karena konsumen lebih memilih smartphone atau tablet. "Ini adalah era Intel versus ARM, jadi mungkin lebih bagus mempunyai darah baru dan perspektif baru," kata Patrick Wang, analis industri di Evercore.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!