Chris harus menggagalkan konsernya karena diprotes oleh kelompok pembela hak wanita karena kasus kekerasannya pada Rihanna.
- Tim WowKeren
- Jumat, 23 November 2012 - 13:16 WIB
WowKeren - Chris Brown harus membatalkan konsernya di Guyana, Amerika Selatan, untuk menghindari keributan. Sekelompok pembela hak wanita di Guyana melayangkan protes untuk menghentikan konser Chris.
Penyebabnya adalah karena Chris pernah melakukan tindakan kekerasan kepada Rihanna tiga tahun lalu. Kelompok pembela hak wanita ini melayangkan pernyataan bahwa warga setempat tidak akan menerima keberadaan Chris di kota mereka.
Ini bukan pertama kalinya Chris berhadapan dengan kasus seperti ini. November awal, kelompok misterius di Swedia memboikot konser Chris di Stockholm (19/11) dengan memasang poster wajah Rihanna yang babak belur. Chris juga harus menggagalkan jadwal mengisi pembukaan konser grup hip-hop, The Original Rudeboys, di Irlandia (3/12).
Chris melakukan kekerasan terhadap Rihanna saat malam Grammy Awards di Los Angeles, 2009. Dia telah menjalani hukuman dan dikenai masa percobaan selama 5 tahun. Chris juga mengambil konseling dan berusaha memperbaiki namanya, bahkan saat ini Rihanna dan Chris telah mengeluarkan lagu kolaborasi berjudul "Nobodies Business".
Rihanna sendiri mengaku kini dia dan Chris sudah menyelesaikan masalah itu secara personal dan kembali menjalin hubungan sebagai teman. Pelantun tembang "Diamonds" itu sempat mengunjungi Chris saat melangsungkan konser di Berlin, Jerman (22/11). Mereka bahkan berpesta dan pulang bersama.
(wk/)