Sriwijaya FC Larang Suporter Buat Rusuh di Laga Inter Island Cup 2012
SerbaSerbi

SFC ingin menghindari kerusuhan antar suporter sehingga siap bertindak tegas dengan melarang masuk para fans fanatik yang masih nekat membawa atribut atau alat musik saat pertandingan.

WowKeren - 7 Desember, Sriwijaya FC akan melakoni laga perdana di Inter Island Cup 2012 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang. Pihak manajemen berharap agar fans bisa bersikap tertib ketika berlangsungnya pertandingan antara SFC melawan PSPS. Selain itu, suporter hanya boleh menonton dan dilarang membawa atribut ataupun alat musik.

"Intinya tidak ada lagi kompromi," tegas Direktur Keuangan SOM Augie Bunjamin di Palembang baru-baru ini. "Jika ada atribut mencirikan sebagai anggota kelompok suporter tertentu maka akan dilarang masuk karena pihak kepolisian akan memeriksa di pintu masuk stadion. Nanti jika ada yang berkelahi akan langsung digelandang ke kantor polisi dan dianggap tindakan kriminal secara pribadi."


"Para suporter diperlakukan layaknya penonton umum. Jadi tidak boleh ada atribut bertulisan 'Singa Mania' dan 'Beladas' dan lainnya yang dianggap mencirikan identitas diri, selain itu juga dilarang membawa alat musik," kata Ketua Kelompok Suporter Beladas Korwil Simanis Qusoy. "Pada prinsipnya Beladas siap mentaati aturan manajemen klub dan kepolisian. Pertandingan Sriwijaya FC melawan PSPS pada 7 Desember nanti merupakan uji cobanya. Jika aman maka saat Liga Super Indonesia berlangsung diizinkan menjadi layaknya suporter."

Sebelumnya Sriwijaya FC membekukan kelompok suporter setelah terjadi kericuhan antara suporter dari Singa Mania dan Beladas (gabungan Singa Mania dan Sriwijaya Mania Sumsel). Insiden pembakaran tiga unit motor itu berlangsung 10 Oktober lalu saat uji coba melawan PS Bank Sumsel Babel.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!