Sekjen PSSI Menolak Kongres dan Rencana Damai dengan KPSI
SerbaSerbi

Sekjen PSSI Halim Mahfudz tidak setuju satu kongres dengan KPSI karena merasa dipaksa untuk ikut dalam pertemuan membahas rencana penyatuan organisasi yang difasilitasi Menpora Andi Mallarangeng.

WowKeren - Sekjen PSSI Halim Mahfudz menegaskan kalau dirinya tak ingin berdamai dengan organisasi yang tidak sah seperti KPSI. Menurut Halim, dalam pertemuan dengan Menpora dan KPSI 5 Desember lalu itu, PSSI tidak pernah menyepakati apapun terutama soal patokan tentang Nota Kesepahaman (MoU) dan Joint Committee untuk menyelesaikan konflik sepak bola nasional.

"Iya tidak ada kesepakatan, saya juga tidak berbicara," kata Halim di kantor PSSI, Jakarta, Kamis (6/12). "Kemarin ikut jumpa pers dengan Menpora Andi Mallarangeng karena saya dipaksa. Kita juga tidak dikasih kesempatan bicara."


Halim berkeras bahwa pihaknya akan tetap berkongres di kota Palangkaraya tanggal 10 Desember dengan daftar pemilih merujuk ke Kongres Palangkaraya. Padahal MoU dan hasil pertemuan Joint Committee memutuskan kongres bakal digelar dengan daftar pemilih merujuk Kongres Solo. Ditegaskan oleh Halim, ia lebih memilih PSSI dihukum oleh pemerintah ketimbang melanggar statuta (aturan).

"Daripada melanggar statuta terus di-banned, tidak apa-apa. Pemerintah mau melarang PSSI yang sah, dan menghalalkan yang haram, terserah saja," sahut Halim. "Kalau di-banned kita sampaikan ke FIFA kalau kita kan anggota mereka yang sah dan membela kepentingan FIFA. Kok malah di-banned."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait