Kemenpora Tidak Ijinkan Konggres Luar Biasa Digelar
SerbaSerbi

Jika tetap melanggar, pemerintah Indonesia akan menyerahkan keputusan langsung kepada FIFA.

WowKeren - Kondisi persepakbolaan di Indonesia saat ini sudah dinilai darurat oleh Pejabat sementara (Pjs) Menteri Pemuda dan Olahraga, Agung Laksono. Menurutnya, segala persoalan dualisme maupun konflik yang terjadi harus segera diselesaikan oleh kedua kubu yang bertikai jika tidak ingin keputusan dari FIFA dijatuhkan.

Terlebih lagi saat ini timbul masalah kongres PSSI di Palangkaraya yang belum disetujui pemerintah karena belum adanya verifikasi peserta. Jika PSSI bersikeras tetap menggelar kongres itu, maka pemerintah akan menyerahkan keputusan kepada FIFA.

"Kita serahkan penilaian itu kepada FIFA karena mereka yang punya kewenangan. Pemerintah tidak bisa melarang. Kita sudah berusaha," kata Agung kepada media, Minggu, 9 Desember. "Saya juga sudah mengirim surat dan mengumpulkan mereka (PSSI dan KPSI) kemarin untuk menyelesaikan masalah ini."


Bertempat di Kantor Kemenpora, Jakarta, Minggu (9/12), Agung menyatakan dengan tegas untuk tidak memberikan rekomendasi untuk kedua belah pihak guna menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) yang masing-masing rencananya digelar besok, Senin (10/12).

"Alasan kami tidak mengeluarkan rekomendasi lantaran butir-butir dalam MoU belum terealisasi. Termasuk soal voter Kongres," jelasnya. "Sebelumnya sudah disepakati bahwa peserta kongres adalah peserta KLB Solo melalui proses verifikasi. Namun hingga sekarang belum terjadi verifikasi, itulah laporan yang kami terima."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait