Mozaik Raksasa Peta Dunia dari 330 Ribu Potongan Kaca
Nasional

Chris Chamberlain memotong kaca dan permata menjadi 330 ribu berukuran kecil dengan tangan dan menempelkannya selama 2 tahun.

WowKeren - Karya yang mencengangkan membutuhkan ketelatenan yang luar biasa, begitu pun milik Chris Chamberlain ini. Selama dua tahun ia menyusun sebuah mozaik peta dunia berupa puzzle dari potongan kecil-kecil kaca dan permata.

Mozaik tersebut bernama Jewel of the Universe. Sesuai namanya, mozaik ini juga disusun dari 1.238 batu pertama seperti topaz, ametis dan safir yang digunakan menandai kota besar dunia. Sedangkan turquoise digunakan untuk menunjukkan sungai-sungai terkenal seperti Thames, Amazon, Nil, Gangga dan Yangtze.

Progamer komputer ini memotong kaca dan permata menjadi ukuran kecil-kecil dengan tangan selama 6 bulan. Masing-masing potongan ukurannya 20 kali lebih kecil dari normal agar bisa menghasilkan efek yang diinginkan. Chris kemudian menempelkannya satu per satu di lapisan akrilik menggunakan lem khusus.


"Ini karya pertamaku dan cukup menyita seluruh hidupku. Aku membuatnya di garasi saat waktu senggang," ucap Chris. "Aku selalu tertarik dengan karya seni tapi tidak bisa melukis atau menggambar. Bisaku hanya memotong kaca jadi aku berpikir untuk membuat karya dari itu."

Sebanyak 330 ribu potongan kaca penyusun itu jika dijejerkan maka akan membentang sepanjang 2 mil. Pria berusia 49 tahun itu menggunakan foto NASA untuk membuat petanya. Kini Chris berniat melelang mozaik fantastis tersebut di eBay dengan pembukaan harga Rp 3 miliar.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!