Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, mencopot Halim Mahfudz dari jabatan karena menganggap bawahannya tersebut menghalangi usaha damai dengan La Nyalla cs.
- Tim WowKeren
- Jumat, 01 Maret 2013 - 08:52 WIB
WowKeren - Demi perdamaian dengan kubu La Nyalla Mattalitti, Ketua Umum PSSI siap menghalalkan segala cara termasuk memecat Sekjen Halim Mahfudz dan Pelatih Timnas Nil Maizar.
Ditegaskan oleh Djohar, alasan pemecatan Halim karena berniat menggagalkan upaya rekonsiliasi dengan kubu La Nyalla. "Saudara Halim telah banyak bertindak melampaui kewenangannya sebagai Sekjen PSSI yang notabene hanyalah pelaksana kebijakan organisasi, yang bekerja di bawah kendali Ketua Umum," kata Djohar di Jawa Barat, Kamis (28/2).
Kekesalan Djohar makin memuncak karena Halim mengabaikan instruksi untuk mengirimkan undangan pada semua anggota Exco. "Akhirnya saya memerintahkan Wakil Sekjen (sekarang Sekjen), Hadiyandra, untuk mengirimkan undangan tersebut. Saya juga menilai kalau dia (Halim Mahfudz) tidak menginginkan adanya perdamaian. Hal ini tentu saja sangat merugikan bagi upaya penyelesaian konflik yang terjadi saat ini," lanjut Djohar.
Sementara itu, Halim tak tinggal diam dengan keputusan pemecatannya. Didukung Bob Hippy dan sebagian exco lainnya, Halim berencana menggelar kongres tandingan 17 Maret bersamaan dengan kongres resmi PSSI di Hotel Borobudur. "Kami juga sudah menyiapkan kongres di Bandung dengan status kongres luar biasa," ujar Halim.
Selain itu, ia masih bersikeras memegang jabatan Sekjen PSSI karena pencopotannya tersebut hanya dilakukan lewat rapat yang dihadiri 6 dari 11 anggota Exco. "Sesuai Statuta, ketua umum hanya berhak mengusulkan pemecatan dan itu harus dibicarakan dengan semua exco," tandas Halim.
(wk/)