iPhone Dianggap Terlalu Mahal Bagi Warga Eropa
SerbaSerbi

Saat ini konsumen Eropa lebih fokus pada masalah harga sehingga lebih menyukai smartphone harga murah seperti Android.

WowKeren - Negara-negara di Eropa memiliki tingkat ekonomi yang tinggi namun ternyata tidak berhubungan dengan kemampuan pembelian smartphone. Ternyata iPhone masih dianggap terlalu mahal bagi warga di Eropa.

Hal itu diungkapkan oleh CEO France Telecom, salah satu operator telekomunikasi besar di Eropa. Saat ini warga Eropa semakin perhitungan dengan perekonomian mereka sehingga tak heran ponsel Android lebih populer ketimbang iPhone. Seperti yang diketahui, Samsung Galaxy mendominasi pasar Eropa, terutama Inggris.

"Konsumen saat ini lebih fokus pada masalah harga. Terkecuali bagi mereka yang akan membeli iPhone terbaru, mayoritas pasar akan sulit (dijangkau)," ucap Stephane Richard, CEO France Telecom, pada Bloomberg. "Kami memang dalam masa perubahan kebiasaan konsumen."


Krisis ekonomi yang melanda sebagian negara Eropa diduga membuat warga jadi lebih berhati-hati mengeluarkan uang. Sehingga variasi ponsel murah lebih diutamakan dan tentunya ini tak bisa dianggap remeh oleh Apple. Kenyataan itu dialami Leap Wireless International yang menjual iPhone 5 tanpa subsidi seharga USD 500 yang akhirnya tidak terjual seperti harapan semula.

"Semakin sedikit yang membeli iPhone baru dan mungkin akan semakin terbukti di iPhone generasi selanjutnya," lanjut Stephane. "Menjual smartphone dengan harga USD 600 menjadi semakin sulit."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!