Tawon beserta seluruh racunnya berfermentasi di dalam toples berisi alkohol yang disegel selama 3 tahun.
- Tim WowKeren
- Rabu, 10 April 2013 - 15:33 WIB
WowKeren - Tawon raksasa biasanya dihindari karena sengatan racunnya yang menyakitkan namun tidak di prefektur Kumamoto, Jepang. Di sana malah diproduksi minuman alkohol yang berasal dari fermentasi tawon.
Untuk menangkap tawonnya saja diperlukan pakaian pelindung khusus dan berbagai teknik penangkapan. Tawon besar ini ditangkap hidup-hidup lalu dimasukkan ke dalam wadah berisi shouchuu, sejenis vodka di Jepang. Toples yang disegel rapat itu kemudian didiamkan selama 3 tahun.
Tawon yang tekurung itu akan mengeluarkan racun dalam jumlah besar dan lama-lama mati. Tawon ini pun berfermentasi dengan alkohol sehingga menghasilkan cairan berwarna cokelat lumpur. Itulah tanda proses fermentasi terjadi dengan benar karena semua nutrisi pentingnya sudah masuk ke minuman.
Meski racun milik tawon bercampur namun menjadi netral berkat kuatnya kadar alkohol shouchuu sehingga aman dikonsumsi. Aromanya seperti shouchuu biasa namun ada jejak bau daging busuk dan rasa asin setelah meminumnya. Reporter situs Rocket News 24 yang mencicipinya mengaku kapok setelah mencobanya.
"Jujur saja, minuman ini bau, tidak enak dan tampilannya sungguh buruk," ucap reporter tersebut. "Jika diberi tambahan madu atau minuman beralkohol lainnya rasanya akan lebih enak. Namun pada titik ini aku kehilangan motivasi untuk mencoba lagi."
(wk/)