Dunia Sepak Bola Indonesia Tangisi Wafatnya Pendiri Arema Sam Ikul
SerbaSerbi

Bukan hanya Arema ataupun Aremania, para pelatih seperti Aji Santoso maupun Timo Scheunemann juga berduka atas wafatnya salah satu pejuang sepak bola Indonesia tersebut.

WowKeren - The Foundhing Father (pendiri) Arema, Lucky Acub Zainal, telah wafat dan dimakamkan Rabu (24/4) siang di TPU Kali Asin, Malang. Kepergian pria berusia 53 tahun itu akibat menderita penyakit komplikasi diabetes, Hepatitis C dan Liver.

Sebagai ikon bagi kota Malang dan Arema, banyak pihak yang berduka atas meninggalnya pria yang biasa dipanggil Sam Ikul itu. Salah satunya yakni asisten pelatih Timnas U-23, Aji Santoso, yang sempat ikut membela Arema di usia 17 tahun.

"Saya bisa jadi seperti sekarang ini juga salah satunya karena Sam Ikul. Tidak hanya Aremania, seluruh insan sepak bola Indonesia kehilangan dirinya," ujar Aji. "Saya masih ingat, September 1988 adalah awal karir saya di Arema. Banyak sekali suka duka yang saya alami dengan Sam Ikul. Kita susah senang bersama, sampai Arema juara."


Semangat Sam Ikul memajukan Arema juga menuai kekaguman pelatih Timo Scheunemann. Eks pelatih Persema Malang itu mengaku angkat jempol dengan ketekunan Sam Ikul di dunia sepak bola Tanah Air.

Saya kenal beliau sejak saya masih di SMP. Beliau teman main kakak saya di SMA. Jadi, saya sudah kenal beliau lama sekali sebelum saya terjun di sepak bola," kata pelatih berdarah Jerman itu. "Pemain Arema waktu itu kebanyakan putra Malang asli. Meski bayaran mereka kecil, permainan mereka super semangat dan mengandalkan kerja sama. Bagi saya, inilah Arema yang asli. Aremanya Sam Ikul."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!