Gagal Bersaing, Multiply Tutup Semua Layanan Mulai Mei
SerbaSerbi

Semua kegiatan usaha Multiply ditutup pada 6 Mei dan memastikan seluruh proses jual beli sudah dirampungkan 31 Mei.

WowKeren - Multiply melakukan langkah drastis pada tahun lalu dengan mengubah bisnis dari blog ke e-commerce. Namun rupanya bisnis e-commerce tak mampu menyelamatkan nasib Multiply dalam bersaing. Kini mereka mengumumkan telah gulung tikar.

"Setelah berusaha sangat keras, kami terpaksa mengakui bahwa kami tidak berhasil melakukannya," ucap CEO Multiply Stefan Magdalinski. "Saya sangat menghargai tim saya untuk segala jerih payah dan kegigihannya walaupun hasil akhirnya bukan yang kami inginkan."

Dalam pernyataan resminya, website jual beli online Multiply.co.id (dan Multiply.com) akan menutup layanannya mulai tanggal 6 Mei 2013. Semua kegiatan usaha Multiply ditiadakan per tanggal 31 Mei 2013. Sehingga dalam kurun 6-31 Mei tersebut Multiply akan memastikan seluruh proses jual beli sudah dirampungkan.


"Kami akan terus melakukan pelunasan transaksi sepenuhnya dengan batas waktu terakhir 31 Mei 2013," tulis pengumuman Mulitply. "Kami akan menutup kegiatan jual-beli lebih awal dari tanggal tersebut, yaitu 6 Mei, untuk memastikan semua pemesanan mendapatkan waktu yang cukup untuk diproses oleh para penjual."

Bagi pemegang akun Premium dipersilahkan Multiply untuk menghubungi Customer Service. Pengguna dipastikan akan menerima kembali nilai nominal akun Premium yang belum habis masa berlakunya, jika masih tersisa.

Multiply awalnya adalah situs jejaring sosial untuk menulis blog dan berbagi konten. Namun pada 1 Desember 2012 layanan tersebut ditutup dan diluncurkan ulang sebagai situs web jual beli online dengan mengusung konsep "Social Shopping". Multiply juga memindahkan kantor pusatnya dari Florida ke Jakarta pada Januari tahun ini.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!