Keputusan ini dikarenakan kesalahpahaman antara kesepatakan promotor, PSSI dan pihak Timnas Belanda.
- Tim WowKeren
- Kamis, 06 Juni 2013 - 20:12 WIB
WowKeren - Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin mengaku dirinya sangat kecewa berat dengan keputusan bahwa timnas Indonesia tidak bisa menggenakan kostum merah – putih pada laga menghadapi Belanda nanti. Timnas Indonesia tidak dapat menggenakan jersey berwarna merah-putih atau kostum kandang pada laga uji coba internasional menghadapi timnas Belanda di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat, 7 Juni depan.
Kesepakatan pihak promotor dengan De Oranje menjadi penyebabnya. Seperti diterangkan oleh media officer PSSI, Bobby Mubarak, telah terjadi kesalahpahaman terkait seragam tim. "Saya, manajer timnas, pelatih semua kecewa. Walaupun begitu saya mengharapkan kepada penonton untuk menggenakan jersey berwarna merah – putih," kata Djohar di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis, 6 Juni.
Timnas akan menggenakan jersey berwarna putih – hijau atau kostum tandang, sementara timnas Belanda menggenakan jersey berwarna oranye – oranye atau kostum kandang. "Wasit mempermasalahkan warna jersey. Sewaktu diminta kepada manajemen timnas Belanda untuk memakai jersey kedua, mereka tidak membawa. Sehingga akhirnya match commisioner memutuskan Indonesia memakai jersey kedua," kata Djohar.
Sementara itu, manajer skuat 'Garuda', Rudi Maswi mengaku bahwa pihaknya tak bertanggung jawab. "Kostum itu adalah sebuah kebanggaan. Tapi saya tidak bertanggung jawab soal itu. Kami menginginkan Indonesia besok memakai jersey berwarna merah-putih, tapi ternyata pihak Belanda keberatan karena mereka ingin memakai jersey berwarna oranye yang dinilai mempunyai kesamaan warna merah dan oranje," ungkap Rudi dalam jumpa pers di kantor PSSI, (6/6) sore WIB. "Saya tidak bertanggungjawab soal ini. Ini adalah tanggungjawab promotor dan PSSI, jadi jelas saya tidak bertanggungjawab."
(wk/)