Google Benarkan Sudah Membeli Waze untuk Perkuat Layanan Peta
SerbaSerbi

Namun Google enggan membeberkan harga pembelian dan nantinya akan mengintegrasikan kemampuan Waze ke dalam mesin pencari.

WowKeren - Isu pembelian aplikasi Waze oleh Google sempat menjadi isu panas belakangan ini. Google akhirnya buka mulut mengenai kebenaran rumor tersebut. Mereka mengakui telah membeli Waze untuk memperkuat Google Maps.

Sebelumnya muncul kabar bahwa Google menawarkan harga USD 1,3 miliar atau setara Rp 12 triliun untuk membeli Waze. Namun Google enggan membeberkan detil akuisisi termasuk harganya. Beredar laporan yang menyebutkan akusisi itu berakhir di angka USD 1 miliar (Rp 9 triliun) secara tunai ditambah USD 100 juta (Rp 982,5 miliar) dalam bentuk tunai dan saham.

"Untuk menolong pengguna menggunakan lalu lintas, hari ini kami dengan senang mengumumkan bahwa telah mengakuisisi Waze," tulis Brian McClendon, Vice President Google, di blog resmi. "Waze adalah komunitas pengendara yang hafal dengan lalu lintas, untuk bekerja sama menemukan rute terbaik dari rumah ke tempat kerja setiap harinya."


Google juga mengkonfirmasi bahwa karyawan Waze akan tetap bekerja dari markas utama mereka di Israel. Noam Bardin mengakui tidak adanya minat Waze untuk go public membuat mereka setuju dengan akuisisi ini. Google nantinya akan mengintegrasikan kemampuan Waze dalam memberikan update kondisi lalu lintas secara real time dengan mesin pencari Google.

"Komunitas Waze dan timnya telah berdedikasi menciptakan sumber informasi jalan secara akurat dan update," lanjut isi pernyataan. "Kami menyambut mereka ke dalam Google dan menantikan kerjasama dengan mereka untuk membuat peta paling komprehensif, akurat dan berguna di dunia."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!