Pemerintah Arab mengancam akan memblokir WhatsApp jika dalam seminggu tidak mengubah aturan mereka agar sesuai hukum lokal.
- Tim WowKeren
- Senin, 17 Juni 2013 - 15:43 WIB
WowKeren - Arab Saudi tidak main-main dengan regulasi di negaranya terhadap aplikasi mobile. Kali ini pemerintah Arab kembali memperingatkan WhatsApp untuk segera mengubah peraturannya jika ingin masuk negara mereka. Jika tidak maka WhatsApp akan segera diblokir.
Peringatan tersebut dikeluarkan setelah Komisi Komunikasi dan Informasi Teknologi (CITC) Arab Saudi memblokir aplikasi Viber pada minggu lalu. Pada Maret lalu, mereka mengumumkan bahwa layanan semacam Viber, Whatsapp, dan Skype termasuk melanggar hukum lokal. Kini CITC memberi tenggang waktu satu minggu untuk WhatsApp mengubah aturan mereka agar sesuai.
"Kami sudah memberitahu pihak WhatsApp dan aplikasi-aplikasi sejenis lainnya untuk mengikuti aturan dan bekerjasama dengan para operator telekomunikasi Arab Saudi," ucap Abdullah Al-Darrab, Ketua KKIT Arab Saudi. "Bila dalam seminggu ke depan belum terjadi, maka tidak ada pilihan lain selain melakukan pemblokiran."
CITC sendiri tidak mengungkap pelanggaran apa yang dilakukan aplikasi mobile hingga diharuskan mengubah peraturan. Muncul dugaan bahwa pemerintah ingin lebih mengontrol layanan seperti WhatsApp seiring penggunaannya yang semakin meningkat. Karena sebelumnya pemerintah pernah memblokir sementara layanan BlackBerry Messenger akibat sistemnya menghalangi mereka untuk mengawasi komunikasi.
(wk/)