Andik juga memetik banyak pelajaran salah satunya mengakui kalau Timnas U-23 bermain kurang kompak hingga kalah 0-1 atas Radja Nainggolan dan Jakarta All Stars.
- Tim WowKeren
- Kamis, 20 Juni 2013 - 08:54 WIB
WowKeren - Pertandingan uji coba Timnas U-23 berakhir dengan kekalahan 0-1 setelah Radja Nainggolan yang masuk tim Jakarta All Stars berhasil mencetak gol tunggal. Namun laga di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (19/6) itu menjadi kenangan tersendiri bagi Andik Vermansyah.
Selain bisa bertukar jersey dengan striker Cagliari itu, Andik juga ditunjuk sebagai kapten U-23 di laga tersebut. "Ini langka ya, soalnya Radja kan baru pertama ke Indonesia lalu bertukar kostum. Kebetulan saya koleksi, sudah pernah juga dapat dari pemain lain, sekarang dari Radja," sahut Andik seusai pertandingan.
"Mewakili teman-teman, kami banyak curi pengalaman dari pertandingan ini," lanjut gelandang klub Persebaya 1927 tersebut. "Tapi memang dari cara main terlihat masih banyak yang mengandalkan ego, mungkin karena kita kurang main bersama. Soalnya kami memang baru gabung dua hari."
Sementara itu, Radja juga cukup kagum dengan kesungguhan Timnas U-23 dan dukungan suporter Indonesia. Karena itu, pemain Timnas Belgia tersebut tak mau diganti meski kelelahan. Ia juga memuji gaya permainan Andik.
"Namun, untuk menjadi seorang pesepakbola tidak hanya butuh skill tapi juga harus kerja keras," pesan Radja. "Tentu saja kemauan untuk menentukan nasib ke depan."
(wk/)