Rencana Microsoft untuk menghindari pembajakan justru ditentang karena gamers menganggap aturan wajib online itu terlalu rumit.
- Tim WowKeren
- Kamis, 20 Juni 2013 - 11:53 WIB
WowKeren - Microsoft mengubah kebijakan setelah para user konsol game Xbox One mengajukan protes. Nantinya, user tak perlu harus bisa online untuk menggunakan Xbox One.
"Sejak mengumumkan rencana Xbox One, saya dan tim banyak menerima masukan, membaca komentar dan mendengar tanggapan," ujar Don Mattrick, President of Interactive Entertainment Business dari Microsoft. "Kini Anda dapat memainkan game berbasis disk tanpa perlu online terlebih dahulu dan tidak ada persyaratan online selama 24 jam."
"Sama seperti Xbox 360, Anda bisa memainkan kepingan game dari hasil meminjam, tukar tambah, atau pun dari menyewa," lanjut Don. "Tidak akan ada batasan untuk memainkannya."
Sebelumnya, aturan harus online diterapkan demi menghindari pembajakan. Mekanismenya yakni konsol akan melakukan pemeriksaan online minimal 1 kali dalam 24 jam saat gamers memasukkan kepingan game. Namun metode itu dinilai menyusahkan karena hanya bisa dilakukan di negara tertentu.
Microsoft melakukan perubahan besar agar bisa mengungguli PS4 milik Sony. Xbox One diperkenalkan Mei lalu dengan kisaran harga mulai Rp 4 juta dan akan mulai dipasarkan di Amerika, November mendatang.
(wk/)