Para petinggi perusahaan mempertimbangkan untuk menjual secara privat setelah BlackBerry terus merugi dan kehilangan banyak pelanggan.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 10 Agustus 2013 - 10:20 WIB
WowKeren - Penjualan smartphone BlackBerry terus saja merosot. Berdasarkan data IDC, penjualan ponsel BB turun 12 persen di kuartal 2 2013.
Tahun ini, saham RIM juga turun mencapai 19 persen. Nilai perusahaan yang sebelumnya USD 84 miliar (Rp 864 triliun) kini menurun hingga USD 4,8 miliar (Rp 49 triliun).
Direktur Eksekutif Blackberry Thorsten Heins dan para petinggi RIM pun saat ini mulai mempertimbangkan untuk menjual perusahaan kepada pihak swasta. Ini demi mengembalikan keuntungan perusahaan karena sebelumnya terus menerus merugi serta kehilangan pelanggan dalam jumlah banyak.
"Ada perubahan suara di jajaran petinggi perusahaan," kata seorang sumber pada Reuters. Sumber tersebut juga mengungkap kalau prosesnya nanti akan dilakukan tertutup agar masalah itu tak menjadi konsumsi publik.
Sejauh ini RIM menolak mengomentari rumor tersebut. Sebelumnya Heins pernah mengungkapkan rencana untuk terus meluncurkan produk baru dengan sistem operasi BlackBerry 10. Langkah ini diambil untuk mendongkrak nilai saham dan menarik perhatian konsumen agar kembali ke BB.
Selain itu, BB juga dikabarkan menjual lisensi perangkat lunak eksklusif mereka pada platform lain. Salah satu contohnya yakni rencana BBM yang akan hijrah ke ponsel Android, bulan depan. Sayangnya belum diketahui pasti apakah keberadaan BBM di Android akan kembali membuat posisi BB bisa meningkat.
(wk/)