Pihak keluarga membatalkan menebar abu jenazah di Ancol karena khawatir macet sehingga memilih dekat tempat kremasi.
- Tim WowKeren
- Kamis, 15 Agustus 2013 - 14:35 WIB
WowKeren - Setelah meninggal pada 13 Agustus lalu akhirnya jenazah Kris Biantoro dikremasi hari ini, Kamis (15/8). Jenazah MC "Dansa Yo Dansa" ini dikremasi di Krematorium Oasis Lestari, Tangerang, Banten. Pihak keluarga kemudian menebar abunya di kawasan laut di sana juga.
Semula keluarga sempat berdiskusi untuk menabur abu Kris Biantoro di pantai di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Namun karena khawatir terjebak macet akhirnya diputuskan untuk menebarnya di kawasan laut Tanjung Pasir, Tangerang.
"Ini teknis saja, soalnya takut macet karena kita lihat juga posisinya," ucap Putut Prabantoro, salah seorang kerabat Kris Biantoro saat ditemui di Rumah Krematorium. "Kalau ke Ancol kan harus masuk tol, takutnya macet. Kalau ke Tanjung Pasir kan tidak melewati jalan tol dan posisinya dekat."
Suasana haru dan sedih juga menyelimuti keluarga besar almarhum ketika prosesi kremasi. Diiringi lagu "Indonesia Pusaka", sang istri Maria Nguyen Kim Dung tak henti-hentinya menangis. Penyanyi Koes Hendratmo juga menyanyikan dua lagu favorit Kris Biantoro yang berjudul "Born Free" dan "Walk Away" dengan tiupan Saxophone di pinggir peti jenazah sahabatnya itu.
(wk/)