Tsiuri Kvaratskhelia membalsem sendiri jasad Joni dan rutin mengganti bajunya agar cucunya bisa melihat wajah sang ayah.
- Tim WowKeren
- Rabu, 11 September 2013 - 15:53 WIB
WowKeren - Seorang ibu di Georgia menunjukkan arti kasih sayangnya yang sepanjang masa. Ia rela tinggal bersama jasad putranya,Joni Bakaradze, sejak 18 tahun lalu. Bahkan ia sendiri yang membalsem jasad Joni dan merawatnya setiap hari.
Joni meninggal pada 1995 lalu di usia 22 tahun dengan meninggalkan seorang anak bayi 2 tahun. Bukannya dimakamkan, keluarganya malah memutuskan untuk mengawetkan tubuhnya dan menaruhnya di rumah. Hal itu nekat dilakukan Tsiuri Kvaratskhelia, ibu Joni, dengan ide dari suaminya agar cucu mereka bisa melihat wajah sang ayah.
Selama empat tahun pertama Joni meninggal, Tsiuri menggunakan cairan khusus untuk membalsem tubuh putranya. Namun suatu malam Tsiuri bermimpi didatangi sesesok bayangan dan menyuruh memakai vodka. Wanita dari desa Bashi itu kemudian beralih menggunakan alkohol dalam proses pengawetan.
Rupanya penggunan vodka itu mencegah jasad Joni menjadi hitam. Selama sepuluh tahun pertama, Tsiuri mengganti pakaian jasad putranya pada hari ulang tahun Joni. Namun sekarang sudah tak mampu karena bertambahnya usia dan sering sakit-sakitan.
Tsiuri mengatakan bahwa cucunya yang kini berusia 20 tahun sudah melihat rupa sang ayah. Hal itu membuat Tsiuri lega karena merasa tidak salah mengambil keputusan untuk merawat jasad putranya setiap hari. Kini jasad itu bersemayam dalam sebuah peti kayu yang dilengkapi dengan jendela di bagian atasnya.
(wk/)