Timnas Indonesia asuhan Rahmad Darmawan kalah atas Maroko dalam perebutan gelar juara dan medali emas di ISG 2013.
- Tim WowKeren
- Senin, 30 September 2013 - 11:49 WIB
WowKeren - Nasib Timnas U-23 rupanya berbeda jauh dengan Timnas U-19. Meski sama-sama menyandang status sebagai tim tuan rumah, skuad U-23 gagal menang dalam turnamen Islamic Solidarity Games 2013 di Palembang.
Dalam final, Minggu (29/9) malam, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Garuda Muda gagal merebut medali emas. Hasil buruk diraih setelah Indonesia kalah 2-1 dalam pertandingan melawan Maroko.
Gol satu-satunya hanya bisa disumbangkan oleh Alfin Tuasalamony. Sebelumnya, Bayu Gatra yang masuk ke dalam kotak penalti Maroko terpaksa dijatuhkan kiper Benachour Badreddin. Wasit segera menunjuk titik putih dan Alfin dipercaya untuk mengeksekusi penalti. Andik Vermansyah cs sebenarnya tampil cukup agresi. Hanya saja penyelesaian yang buruk membuat U-23 gagal memanfaatkan sejumlah peluang.
Sementara itu, pelatih Rahmad Darmawan berusaha positif menanggapi kekalahan dari tim asuhannya. Pelatih Arema itu menganggap wajar karena U-23 sedang mencari formasi tim yang ideal.
"Saya akui tim ini sedang membangun dan mencari tim ideal. Sedangkan kita hadapi tim yang lebih matang yang bagus di penguasaan bola," kata RD. "Saya mulai memegang frame team ini seperti apa. Itu salah satu hal yang bisa kita petik dari event ini."
(wk/)