PSSI meminta AFC memberikan dispensasi yakni tribun VVIP bisa diisi pihak sponsor demi menyaksikan laga Timnas Senior melawan China di Pra Piala Asia 2015.
- Tim WowKeren
- Selasa, 01 Oktober 2013 - 09:08 WIB
WowKeren - Timnas Indonesia ketiban sial berlaga melawan China (15/10) di Pra Piala Asia 2015 tanpa disaksikan suporter akibat hukuman dari AFC. Bukan hanya timnas, sanksi laga tanpa penonton itu juga merugikan PSSI.
Kerugian tersebut diperkirakan bisa mencapai Rp 10 miliar. Padahal saat penjualan tiket laga kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi (23/3), PSSI berhasil meraih keuntugan sebesar Rp 5,1 miliar.
"Kami sudah berkomunikasi dengan AFC. Kami minta diberikan dispensasi agar tribun VVIP bisa diisi oleh pihak sponsor kami," kata Sekjen PSSI, Joko Driyono, di kantor PSSI, Senayan, Senin (30/9). "AFC minta surat resmi berapa kursi yang kami butuhkan. Kami akan minta sekitar 2000-5000 kursi. Nanti, AFC akan memutuskan berapa yang kursi yang diizinkan."
"Yang pasti, kami tidak bisa mendapat pemasukan sebesar ketika melawan Arab Saudi. Sewaktu melawan Arab Saudi, bisa menghasilkan Rp 5,1 miliar dari penjualan tiket," lanjut Jokdri. "Karena itu, kami mungkin akan kehilangan sekitar Rp 10 miliar."
Jokdri berharap hukuman ini bisa menjadi pelajaran supaya suporter lebih tertib saat mendukung timnas. "Ini menjadi pelajaran terakhir, disiplin perilaku harus seimbang. Tapi, ada koridor-koridor disiplin yang harus kita semua taati," pesannya.
(wk/)