Turis China Diminta Pemerintah Tidak Ngupil dan Pipis di Kolam Renang
Nasional

Pemerintah menerbitkan buku panduan tata krama 64 halaman untuk mengatur sikap warganya saat berada di luar negeri.

WowKeren - Pemerintah China tampaknya sangat serius dalam memberikan imej yang baik atas warganya di mata negara lain. Mereka baru saja mengeluarkan panduan wisata resmi untuk warganya dalam bersikap saat berada di luar negeri. Salah satunya yakni tidak mengupil dan pipis di kolam renang.

Panduan setebal 64 halaman itu diedarkan oleh Badan Pariwisata Nasional China sejak 1 Oktober 2013. Dilengkapi dengan gambar, buku itu menyebutkan yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika warga China pergi ke luar negeri. Ada pemandu wisata di Hong Kong yang mengaku sudah menerima "Buku Panduan untuk Pariwisata yang Beradab" tersebut dan berjanji segera mensosialisasikannya.

Di dalam buku tersebut memberikan penjelasan dengan detil hingga ke tata krama di negara tertentu. Misalnya di Jerman jangan memanggil orang dengan menjentikan jari karena itu hanya digunakan pada anjing. Sedangkan di Jepang tidak boleh memainkan baju atau rambut di saat makan dan di Spanyol mengharuskan wanita keluar dengan mengenakan anting-anting.


Sementara itu peraturan untuk warga China lebih mendetil seperti tidak mengupil di depan umum, bulu hidung dicukur rapi atau mengorek gigi jangan memakai jari. Mereka juga diminta tidak memakai toilet terlalu lama, tidak menginjak dudukan kloset serta dianjurkan tidak pipis di kolam renang. Untuk makan juga diatur yakni tidak mengeluarkan bunyi menghisap saat menyantap mi dan makan sup dengan sendok, bukan diminum.

Peraturan ini akhirnya diterbitkan oleh pemerintah sejak makin banyaknya negara yang mempersulit visa wisata untuk warga China. Pasalnya, turis China kerap bersikap melanggar etiket. Salah satunya pada Mei lalu seorang remaja asal Nanjing menuai sorotan internasional karena mencoret-coret kuil Luxor di Mesir.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!