Sony Pilih Tinggalkan Amerika dan China Demi Kejar Posisi Samsung
SerbaSerbi

Sony akan fokus ke Jepang dan Eropa karena menurutnya lebih realistis daripada berjuang di Amerika serta China.

WowKeren - Sony Mobile sangat berhati-hati dalam menangani pasar terbesar seperti Amerika Serikat dan China. Meski jumlah konsumen di sana besar namun tampaknya Sony memilih untuk fokus menggarap pasar negara yang lebih menguntungkan.

Reuters melaporkan bahwa Sony akan fokus di negara yang memiliki tingkat penjualan tinggi atas produknya. Negara itu adalah Jepang dan Eropa yang punya pangsa pasar 60 persen bagi Sony. Hal itu dilakukan demi merebut posisi ketiga sebagai produsen ponsel terbesar di dunia, setelah Samsung dan Apple.

"Jepang dan Eropa adalah dua wilayah penting bagi kami dan kami akan menggunakan seluruh sumber daya kami di sana. Tapi tidak dengan Amerika Serikat dan China," ucap CEO Kazuo Hirai. "Tidak realistis untuk melakukan semuanya dalam sekali jalan. Pasar Amerika akan menyusul dengan perlahan-lahan."


Di Amerika memang hanya T-Mobile yang menjadi operator bagi smartphones keluaran Sony. Sedangkan China sudah didominasi ZTE, Xiaomi dan Huawei meski Sony sudah membundel smartphonenya bersama 3 operator. Sementara itu Apple juga semakin getol meningkatkan penjualannya di China dengan baru saja menggandeng operator terbesar di sana untuk memasarkan iPhone 5C.

Sony merupakan perusahaan asal Jepang yang bisnisnya meliputi smartphone, PlayStation dan kamera. Saat ini Sony menempati posisi ke-9 dunia sebagai produsen ponsel pada kuartal kedua 2013. Mereka memiliki target menjual 42 juta smartphone hingga Maret tahun depan, naik 27 persen dari tahun lalu.

Di negaranya sendiri Sony menduduki urutan ke-2 setelah Apple namun Kazuo yakin Xperia Z1 dan seri selanjutnya akan bisa menaikkan posisi perusahaannya. "Kami memiliki merk yang kuat untuk seri Xperia dan layanannya di mata konsumen," imbuh Kazuo.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!