Evan meminta agar dirinya tak 'diganggu' dulu karena ingin fokus mengantarkan Timnas Indonesia meraih prestasi yang lebih baik lagi.
- Tim WowKeren
- Senin, 21 Oktober 2013 - 10:08 WIB
WowKeren - Kapten Timnas U-19, Evan Dimas, sementara ini tak tergiur untuk berkiprah di bidang selain sepakbola. Pemain asal Surabaya itu menegaskan kalau ia ingin fokus membela Timnas Indonesia.
Salah satu buktinya yakni penolakan Evan saat mendapat tawaran Rp 100 juta untuk membintangi sebuah iklan. "Saya jangan diganggu dulu. Saya siap miskin untuk negara ini," ujar Evan saat memberitahu pelatih Indra Sjafri beberapa waktu lalu.
Saat ini, Evan bersikap tegar ketika statusnya sebagai pemain masih dianggap amatir oleh PSSI. Bahkan Evan diisukan dianggap ilegal akibat bergabung di klub yang tak diakui oleh PSSI, Persebaya 1927. Korea Selatan yang sempat dikalahkan oleh Indonesia di Pra Piala AFC 2013 juga mengajukan protes setelah mendengar kabar burung soal Evan. Untungnya Menpora Roy Suryo langsung angkat bicara.
"Sesuai amanat KLB persoalan yang dihadapi pemain timnas seperti Evan Dimas dan Andik Vermansyah yang masih memperkuat klub di liga amatir akan diselesaikan melalui (kebijakan) unifikasi PSSI," ujar Roy. "Kami berharap kepada semua pihak agar bisa menahan diri dengan tidak melontarkan pernyataan yang justru bisa merugikan persiapan timnas. Tidak ada pemain kita (timnas) yang berstatus ilegal dan semacamnya."
(wk/)