New York menghadapi kemungkinan suhu bisa mencapai minus 26 derajat Celcius akibat hembusan hawa dingin dari arktik.
- Tim WowKeren
- Rabu, 08 Januari 2014 - 09:20 WIB
WowKeren - Wilayah Amerika Serikat dan sekitarnya diterjang gelombang dingin terburuk sepanjang sejarah 20 tahun pada Selasa, (7/1). Nyaris semua fasilitas kota membeku seperti dalam film "The Day After Tomorrow".
Saat ini separuh Amerika Serikat dalam kondisi siaga terhadap kemungkinan buruk gelombang dingin yang berhembus selama beberapa hari ini. Ini menjadi cuaca terdingin selama dua dekade terakhir di Amerika Serikat dengan catatan rata-rata minus belasan derajat Celcius. Kini gelombang hawa dingin itu mulai bergerak ke wilayah selatan dan timur Amerika Serikat.
New York dan Washington merupakan sebagian kota membeku akibat hembusan suhu super dingin dari Arktik itu. Gubernur New York menyatakan sebagian jalan raya utama akan ditutup sebagai persiapan menghadapi cuaca ekstrim. Suhunya diperkirakan akan terus turun hingga mencapai minus 26 derajat Celcius.
Pemerintah juga berusaha keras menjaga pemanas tetap hidup karena di wilayah lainnya, seperti Midwest, tidak bisa dinyalakan akibat terlalu dingin. Beberapa perusahaan energi dunia juga mengalami keluhan sama, kehilangan pasokan panas.
Ribuan penerbangan telah dibatalkan dan warga diperingatkan bahaya kulit beku jika berada di luar rumah. Dilaporkan juga tercatat ada 16 korban jiwa yang meninggal akibat kedinginan. Kini para tunawisma terancam nasibnya dengan semakin turunnya suhu udara.
"Biasanya pakai 4 hingga 5 selimut saya bisa merasa hangat, tapi ketika angin menerpa berapapun yang saya pakai tidak ada gunanya," ucap Daniel Dashner yang biasa tidur di bawah jembatan Milwaukee. Akhirnya ia mencari rumah penampungan karena suhu turun hingga minus 21 derajat Celcius.
Berikut ini foto efek gelombang dingin yang menerjang Amerika:
(wk/)