Pavel Sapozhnikov menjadi eksperimen untuk tinggal terisolasi selama 8 bulan di hutan dengan peralatan manual.
- Tim WowKeren
- Jumat, 24 Januari 2014 - 10:18 WIB
WowKeren - Bayangkan menjalani kehidupan ala abad pertengahan yang semuanya serba manual dan tanpa listrik. Pavel Sapozhnikov dapat melakukannya, bahkan seorang diri di tengah hutan.
Pavel melakoni kehidupan ala leluhurnya di Rusia pada tahun 1100 sebagai bagian eksperimen. Project Hero itu dimulai September 2013 dan seharusnya berakhir pada Mei 2014. Dalam eksperimen itu Pavel menjalani aktivitas sehari-hari tanpa teknologi modern dan sesedikit mungkin melakukan kontak dengan manusia lainnya.
Proyek itu bertujuan untuk menganalisa pengaruh psikologi dan sejarah dalam menyokong gaya hidup masyarakat modern. Lamanya eksperimen selama 8 bulan dianggap sudah cukup untuk pengamatan. Namun Pavel memilih melakukannya saat musim dingin untuk meningkatkan tantangan dalam mempertahankan hidup di kondisi serba minim tersebut.
Pavel akhirnya disediakan rumah di lokasi hutan yang terpencil dengan dibekali peralatan sesuai yang tersedia pada abad 10. Laki-laki berusia 24 tahun itu hanya mendapat pasokan makan dengan berburu, mengumpulkan bahan dan memancing. Ia dilarang berkomunikasi kecuali saat Open Days yang diadakan sekali dalam sebulan ketika menyerahkan laporan pada tim peneliti.
Ya, Pavel masih dibekali kamera dan buku tulis untuk menuliskan kesehariannya. Hasil laporannya diposting ke blog sehingga publik bisa melihat seperti apa kehidupannya yang tinggal di rumah kayu dingin dan gelap. Ia mengenakan pakaian dan penghangat diri dari kulit hewan, menyembelih hewan untuk dimakan, memasok kayu bakar dan minum susu kambing.
Meski eksperimen ketat namun Pavel diperbolehkan meminta bantuan saat gawat darurat seperti kecelakaan serius dengan disediakan terompet. Pavel sendiri mempersiapkan diri dengan serius dan berlatih keras sebelum percobaan karena ia adalah warga perkotaan modern. "Untuk orang jaman sekarang ini hidup yang tak nyaman tapi untuk orang terlatih mungkin biasa saja," ucapnya.
(wk/)