Pangeran Harry Kunjungi London Sendirian, Reuni dengan Raja Charles Tertunda
Instagram/Pangeran Harry/Instagram
Selebriti

Pangeran Harry akan ke London tanpa Meghan dan anak-anaknya, reuni dengan Raja Charles terhambat.

WowKeren - Pangeran Harry dijadwalkan untuk mengunjungi London pekan depan tanpa kehadiran Meghan, Pangeran Archie, dan Putri Lilibet. Kunjungan ini terjadi di tengah perselisihan mengenai pengamanan yang masih berlangsung, sehingga reuni antara Raja Charles dan cucu-cucunya terpaksa molor.

Harry berharap bisa membawa keluarganya, namun kekhawatiran tentang keamanan muncul karena mereka tidak ditawarkan pengamanan yang dibiayai negara selama berada di Inggris. Meski telah mengajukan permohonan resmi untuk mendapatkan pengamanan, timnya diberitahu bahwa permohonan tersebut tidak akan dipenuhi.

Dalam kunjungan mendatang, terdapat harapan untuk mempertemukan Raja Charles dengan cucu-cucunya yang sudah lama tidak bertemu. Sang raja terakhir kali berkumpul dengan keluarga lengkap empat tahun lalu pada perayaan Platinum Jubilee mendiang Ratu. Sejak saat itu, Harry telah beberapa kali mengunjungi Inggris, termasuk saat pemakaman neneknya dan penobatan ayahnya, namun tanpa kehadiran anggota keluarganya yang lain.

Raja Charles baru-baru ini melakukan perjalanan kenegaraan ke Amerika Serikat, tetapi jadwal yang padat menghalangi kesempatan untuk bertemu dengan Harry di pesisir barat. Pertemuan terakhir antara Raja Charles dan Pangeran Harry terjadi pada September lalu di Clarence House, yang merupakan pertemuan pertama mereka setelah 19 bulan. Pertemuan ini berlangsung saat Raja Charles menjalani perawatan kanker, dan memicu spekulasi bahwa perpecahan dalam keluarga kerajaan mungkin mulai mereda.

Setelah pertemuan itu, hubungan Harry dan Raja Charles dikabarkan membaik, meskipun Harry masih terpisah dari adiknya, Pangeran William. Dalam kunjungan mendatang, Harry juga akan menandai hitung mundur setahun menuju Invictus Games 2027 di Birmingham, sebuah kompetisi olahraga bagi mantan anggota militer yang terluka saat bertugas yang ia dirikan lebih dari satu dekade lalu.


Terdapat kebingungan mengenai tempat tinggal Harry dan keluarganya selama kunjungan. Sebelumnya, ada informasi bahwa keluarga Sussex akan menginap di akomodasi pribadi yang juga merupakan kediaman kerajaan. Namun, Istana Buckingham kemudian mengklarifikasi bahwa mereka belum menerima konfirmasi tentang undangan untuk menginap dari Raja Charles. Jika keluarga Sussex menginap di properti kerajaan, mereka akan mendapatkan pengamanan polisi secara otomatis.

Harry dan Meghan kini tinggal di California, setelah meninggalkan Inggris pada tahun 2020 akibat pengunduran diri mereka dari kehidupan kerajaan. Sejak saat itu, mereka terlibat dalam perpecahan yang berkepanjangan dengan keluarga kerajaan. Dalam wawancara dan memoar, pasangan ini mengungkapkan beberapa alasan kepergian mereka, termasuk intrusi tabloid, rasisme yang terinstitusi, pelecehan daring, serta dinamika keluarga yang rumit.

Persoalan mengenai pengamanan bukanlah isu baru bagi Harry. Pengamanan untuknya telah dicabut oleh Komite Eksekutif Kerajaan dan VIP (RAVEC) sejak ia dan Meghan mundur dari tugas kerajaan pada tahun 2020. Beberapa waktu lalu, Harry kalah dalam gugatan terhadap Home Office di Pengadilan Banding Inggris terkait keputusan tersebut, dan saat ini masih menunggu peninjauan dari Risk Management Board milik RAVEC yang hingga kini belum dilaksanakan.

Juru bicara Harry mengungkapkan kepada CNN bahwa tim keamanan sedang mencari opsi untuk memastikan kunjungan dapat berlangsung dengan aman. "Program Pangeran Harry di Inggris mencakup agenda publik dan privat di seluruh negeri. Akomodasi yang aman hanyalah satu elemen dari rencana pengamanan yang efektif, karena risiko mengikuti orang, bukan tempat," ujarnya.

Juru bicara pemerintah Inggris sebelumnya menyatakan bahwa sistem pengamanan yang ada "ketat dan proporsional." Mereka juga menegaskan bahwa sudah menjadi kebijakan lama untuk tidak memberikan informasi rinci mengenai pengaturan pengamanan, karena hal tersebut dapat membahayakan integritas dan keselamatan individu yang bersangkutan.

"Persoalannya bukan sekadar akomodasi. Persoalannya adalah apakah pengamanan yang layak dan proporsional diberikan sepanjang kunjungan ini," tegas juru bicara Harry. Ia menambahkan bahwa Risk Management Board independen yang seharusnya ditangani RAVEC perlu segera digelar, mengingat sudah tertunda sejak bulan November lalu. Hal ini membuat sulit untuk memahami bagaimana proporsionalitas pengaturan pengamanan saat ini dapat dipertahankan tanpa penilaian independen yang kredibel.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait