Bakrie Group Jelaskan Alasannya Investasi Path
SerbaSerbi

Menurut Anindya Bakrie, investasi ini diilhami dari pengguna Path di Indonesia yang merupakan terbesar kedua di dunia.

WowKeren - Bulan lalu, sosial media Indonesia dikejutkan dengan berita Bakrie Group investasi saham Path. Berita ini menuai pro dan kontra dari kalangan pengguna Path di Indonesia karena disebut-disebut berbau politik. Namun pihak Bakrie Group, Anindya Bakrie, membantah hal tersebut, ia menjelaskan bahwa tujuan investasi ini hanya fokus pada media sosial.

Presiden Komisariat PT VIVA Indonesia itu melihat bahwa fenomena saat ini adalah pengguna Path di Indonesia terbesar kedua di dunia. Inilah yang melatarbelakangi Bakrie Group untuk mengambil peluang tersebut dengan membeli saham Path.

"Masyarakat kita itu senang dengan sosial media dan saat ini Indonesia merupakan pengguna Path terbesar kedua di dunia," ujar Anindya Bakrie di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin (3/2). "Ini kami lihat sebuah peluang, makanya sekali-sekali lah Indonesia yang investasi di luar."


"Tujuannya menarik, saya yakin slogan orang Indonesia itu so-lo-mo, social, local dan mobile," lanjutnya. "Sekarang kan ada program Pesbukers, bukan tidak mungkin akan ada program Twitteran, lalu ada Path-gulipath."

Dengan adanya investasi ini, Anindya berharap bisnis Bakrie Group bisa mencakup semua bidang termasuk media, telekomunikasi dan teknologi. Saat ini Bakrie Group bergabung dengan perusahaan lainnya seperti Greylock Partners, Kleiner Perkins, Index Ventures, Insight Venture Partners, Redpoint Venture Partners, dan First Round Capital untuk menanamkan sahamnya di Path.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!