Laporan dari Edward Snowden menyebutkan bahwa GCHQ mengumpulkan 1,8 juta gambar dari webcam Yahoo! mulai tahun 2008 hingga 2010.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 01 Maret 2014 - 12:51 WIB
WowKeren - Lagi-lagi badan Intelijen Inggris (GCHQ) berulah. Setelah kemarin sempat heboh dengan penyadapan nomor telepon, kini mereka kembali menyadap jutaan gambar dari webcam Yahoo! di seluruh dunia.
Surat kabar lokal London, The Guardian melaporkan bahwa proyek bernama "Optic Nerve" tersebut berdasarkan data bocoran dari Edward Snowden, mantan karyawan Badan Intelijen Amerika (NSA). Dalam data tersebut tercatat bahwa GCHQ dibantu oleh NSA telah berhasil mengumpulkan 1,8 juta gambar mulai tahun 2008 hingga 2010.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa GCHQ mencoba mencari identitas seseorang dengan mencocokkannya dengan gambar wajah yang telah ia sadap dari webcam Yahoo!. Selain itu, 3 hingga 11 persen gambar dari webcam kebanyakan mengandung konten pornografi.
"Tampaknya banyak sekali orang yang menggunakan webcam untuk menunjukkan bagian-bagian pribadi tubuh mereka kepada orang lain," tulis laporan tersebut. "Fakta bahwa Yahoo! juga memungkinkan lebih dari satu orang melihat konten webcam tanpa mengirim konten balik sepertinya menunjukkan bahwa webcam kerap digunakan untuk menyiarkan pornografi."
Menanggapi hal tersebut, Yahoo! mengaku tidak mengetahui sama sekali. Meskipun begitu, pihaknya mengaku geram dengan tindakan tersebut dan tidak akan membiarkannya.
"Kami tidak mengetahui atau mendukung aktivitas tersebut," tulis Yahoo! dalam pernyataan resminya. "Jika benar laporan ini maka mewakili tingkat pelanggaran baru terhadap privasi pengguna yang sangat tidak bisa diterima dan kami mengusulkan pemerintah dunia untuk mereformasi undang-undang penyadapan."
(wk/)