Ini Tanggapan Tompi Soal Pembajakan Musik Ilegal di Indonesia
Musik

Menurut Tompi, pemerintah harus melakukan tindakan serius terhadap pembajakan musik di Indonesia.

WowKeren - Kasus pembajakan lagu para musisi tanah air memang sudah terjadi sejak lama. Lagu dibajak dalam bentuk VCD murah dan bisa didownload secara ilegal di internet. Hal tersebut tentu merugikan semua musisi. Penyanyi Tompi pun mempunyai pandangan tersendiri tentang kasus pembajakan tersebut.

"Pemerintah terlalu kurang mengatasi hal ini. Padahal kalau mau mengelola yang benar, duitnya bukan main buat pemerintah," ujar Tompi yang ditemui di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (19/3).

Menurut Tompi, masyarakat sudah sangat nyaman dengan download musik di internet karena dapat diunduh secara mudah dan gratis. Maka dari itu, ia pun berharap kepada pemerintah agar mau mengubah kondisi pasar musik di Indonesia. "Diatur dong proses penjualan dan downloadnya. Ngeblok pembajakan itu lebih murah. Tapi terlalu banyak orang yang nyaman dengan ketidakbenaran," cetus penyanyi Jazz kelahiran 22 September 1978 itu.


Semenjak pembajakan merajalela, pria bernama asli Teuku Adifitrian itu menjadi kurang antusias untuk mengharapkan royalti dari lagu- lagunya. "Iya merasa dirugikan. Soalnya bingung kita mau jualan musik kayak apa. Kita sudah berusaha dengan berbagai cara akhirnya mentok juga," terang pria yang tergabung di grup Trio Lestari bersama Glenn Fredly dan Sandhy Sondoro ini.

Untungnya pembajakan tersebut tidak mempengaruhi kondisi keuangan Tompi. Sebab, ia juga berprofesi sebagai dokter bedah plastik. "Saya dari awal ngerjain musik bukan untuk bergantung hidup, tapi for fun aja. Saya sudah enggak pernah nyanyi di TV tapi show off air masih jalan," pungkasnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait