XL mendapat dana pinjaman dari Axiata dan beberapa bank luar untuk memenuhi pembayaran akuisisi tersebut.
- Tim WowKeren
- Kamis, 20 Maret 2014 - 13:16 WIB
WowKeren - PT XL Axiata Tbk sebelumnya telah mengumumkan mengakuisisi PT Axis Telkom Indonesia pada bulan September 2013. Kini pihak XL mengkonfirmasi bahwa proses pembayaran ambil alih kepemilikan Axis telah secara resmi dilunasi pada Rabu (19/3).
XL resmi menjadi pemegang saham terbesar Axis setelah membayar USD 865 juta (sekitar Rp 9,8 triliun). Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan dokumen transaksi pembayaran antara XL dengan Saudi Telecom Company (STC). STC sebelumnya merupakan pemegang saham terbesar dari Axis.
XL mengaku mendapat pinjaman dana dari perusahaan induknya, Axiata, asal Malaysia sebesar USD 500 juta (sekitar Rp 5,7 triliun) untuk memenuhi pembayaran ini. Sedangkan sisanya sebesar USD 365 juta (sekitar Rp 4,1 triliun) diperoleh dari dana pinjaman bank UOB, bank of Tokyo-Mitsubhisi dan bank DBS.
"Kami bersyukur dapat mencapai tahap finalisasi akuisisi AXIS," ungkap Hasnul Suhaimi selaku Presiden Direktur XL seperti dilansir dari Tribun News. "Dengan selesainya transaksi akuisisi ini, maka XL resmi menjadi pemegan saham di AXIS."
Hasnul juga menambahkan bahwa merger XL dan AXIS ini bertujuan untuk menciptakan industri telekomunikasi yang lebih sehat dan berkesinambungan dengan meningkatkan jaringan yang lebih baik bagi kedua belah pihak. Selain itu, pihaknya juga berharap bisa menciptakan efek luar biasa bagi perekonomian nasional nantinya.
(wk/)