Madonna mengungkapkan kritik terhadap AI dalam musik, menilai itu mengancam esensi seni.
- Kamis, 02 Juli 2026 - 10:31 WIB
WowKeren - Dalam sebuah wawancara terbaru, Madonna menyampaikan kritik tajam terhadap penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam industri musik. Ia berpendapat bahwa perkembangan teknologi ini bertentangan dengan esensi seni yang seharusnya berakar dari kreativitas dan keberanian bereksperimen. Madonna mengungkapkan pandangannya ini menjelang perilisan album terbarunya, Confessions II.
"Dulu, Anda berada di lingkungan para pelukis, musisi, penari, dan seniman yang berkumpul di satu tempat, berkarya dari hati yang sangat tulus untuk satu sama lain. Saya sangat menghargai pengalaman itu," ujar Madonna dalam wawancara dengan Vogue Italia. Ia menambahkan bahwa saat ini industri musik lebih fokus pada jumlah pengikut, posisi di tangga lagu, dan angka streaming ketimbang kualitas karya yang dihasilkan.
Queen of Pop ini mengungkapkan bahwa keberadaan algoritma dan AI telah mengurangi keberanian seniman untuk mengambil risiko. "Itulah mengapa dalam lagu Bring Your Love saya mengatakan, 'Don't try to distract me with numbers'. Bagi saya, semuanya berawal dari tidak memikirkan posisi di tangga lagu atau jumlah streaming," katanya. Madonna melanjutkan, "Algoritma dan kecerdasan buatan adalah kebalikan dari keberanian mengambil risiko, dan bagi saya, itu berarti kebalikan dari menciptakan seni."
Dalam wawancara tersebut, Madonna juga mengakui bahwa ia sengaja menjauh dari teknologi dan berbagai distraksi media sosial saat mencari inspirasi untuk menciptakan musik baru. Ia menyatakan, "Belakangan ini memang sulit karena album saya dan begitu banyak hal yang berkaitan dengannya. Tetapi saya senang mengambil jeda dan menghilang sejenak. Karena begitulah cara Anda mengisi kembali imajinasi." Ia menekankan pentingnya ketenangan dan waktu yang dihabiskan bersama alam serta keluarga untuk mengisi kembali kreativitasnya.
Ini bukan kali pertama Madonna menyuarakan pandangannya tentang teknologi dalam konteks seni. Pada pemutaran perdana filmnya, Confessions II - The Film, ia menyatakan bahwa media sosial telah menanamkan "kebutuhan yang terus-menerus" pada orang-orang untuk mendokumentasikan setiap momen. Dalam acara tersebut, ia juga mengajak para penggemar untuk menaruh ponsel mereka dan benar-benar terhubung satu sama lain, menekankan pentingnya interaksi nyata dalam kehidupan seni.
(wk/timw)