Dokter meminta pelatih untuk tidak mengikutsertakan Diki Bintara ke Japan-ASEAN U-14 Football Exchange karena penderita kekurangan kalium tidak boleh kecapekan.
- Tim WowKeren
- Jumat, 28 Maret 2014 - 08:42 WIB
WowKeren - Timnas Indonesia U-14 sedang bersiap mengikuti kompetisi Japan-ASEAN U-14 Football Exchange di Jepang pada 1-9 April. Namun menjelang turnamen, skuad Garuda Cilik mendapat masalah serius.
Setelah menjalani latihan, salah satu dari 17 pemain harus batal ke Jepang akibat kekurangan zat kalium. Dia adalah pemain belakang asal Malang, Diki Bintara. Pelatih Fachry Husaini terpaksa tak memakai Diki karena jika dipaksakan malah akan menyebabkan pemainnya itu pingsan di lapangan.
"Saat ini kami kekurangan pemain, dari 17 pemain yang kami daftarkan ada satu orang yang sakit. Sakitnya itu kekurangan kalium," terang Fachry. "Jadinya Diki tidak boleh lelah. Kalau kelelahan dia akan pingsan. Kemarin dia sempat mengalami itu. Atas rekomendasi dokter, kami tidak bisa membawanya."
Kondisi tersebut membuat Timnas U-14 terpaksa harus bermain dengan 16 pemain. Pasalnya aturan kompetisi tidak membolehkan tim untuk mendaftarkan nama baru.
"Sekarang dengan 16 pemain kami harus siap. Kami tidak bisa ganti pemain lagi," kata Fachry. "Tapi menurut saya 16 pemain yang ada saat ini memiliki kualitas yang bagus."
(wk/)