Bos Yamaha, Lin Jarvis, mengungkap kalau dua keuntungan yakni kelebihan bahan bakar dan ban yang halus di kelas terbuka itu sulit diaplikasikan ke motor Lorenzo.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 29 Maret 2014 - 12:43 WIB
WowKeren - Jorge Lorenzo sempat ingin menjajal mesin YZR-M1 untuk kelas terbuka yang dipasok Forward Racing. Namun hal itu tak diizinkan oleh Yamaha.
Dalam aturan, kelas terbuka diperbolehkan memiliki bahan bakar 4 liter lebih banyak dari kelas pabrikan yang memakai 20 liter. Selain itu kelas terbuka diizinkan menggunakan ban yang lebih soft.
Namun Yamaha tak merasa hal itu menguntungkan bagi tim ataupun Lorenzo. Pasalnya, dua kemudahan itu tak bisa diaplikasikan pada motor milik Lorenzo.
"Banyak pembalap terkejut dengan performa beberapa motor kelas terbuka dan dari perspektif mereka, tentu mereka punya misi kemenangan. Logisnya, mereka akan bertanya, 'Mengapa kita tak mencoba kelas terbuka ini'?" sahut bos Yamaha, Lin Jarvis. "Tapi punya keuntungan besar akan ban yang lebih halus tapi tak bisa menggunakannya dalam balapan, buat apa?"
Jarvis mengaku kalau hasil cepat yang dimiliki oleh para pembalap kelas terbuka itu hanyalah kesuksesan jangka pendek. "Kami memutuskan kepentingan pabrikan dan kami tak melihat alasan untuk mengubah strategi itu," pungkasnya.
(wk/)