Meski sama-sama mencapai 14 gol dalam semusim, CR7 membukukan kemenangan tersebut dalam 8 laga sedangkan Messi 11 pertandingan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 03 April 2014 - 09:20 WIB
WowKeren - Dalam penampilan ke-100 di ajang Liga Champions, Rabu (2/4), Cristiano Ronaldo menorehkan catatan tersendiri. Selain menjadi pemain ketiga yang berhasil mencetak gol pada laga ke-100, setelah Thierry Henry dan Ruud van Nistelrooy, golnya ke gawang Roman Weidenfeller merupakan catatan ke-14 selama Liga Champions musim ini.
Gol pamungkas yang sekaligus merangkum kemenangan Real Madrid, 3-0, atas Borussia Dortmund itu menyamai rekor gol yang dibuat Lionel Messi pada musim 2011-2012. Hanya, berbeda dengan La Pulga yang mengemasnya dalam 11 pertandingan, Ronaldo mengumpulkannya dalam delapan penampilan fantastis, dengan rata-rata waktu satu gol setiap 50,71 menit. Ini sekaligus menjadi rasio tertinggi sepanjang sejarah pertandingan Liga Champions.
Dengan tambahan satu gol itu, Ronaldo juga menyamai rekor gol beruntun yang diciptakan Ruud van Nistelrooy dalam sembilan laga. Ia bahkan bisa melampaui rekor itu, mengingat kiprah Madrid di Liga Champions musim ini masih belum berakhir. Tak cuma itu, satu gol itu juga menyejajarkan namanya dengan legenda Alfredo di Stefano, yang telah membukukan 49 gol bersama Real Madrid.
Sayangnya pencapaian rekor itu harus dibayar mahal oleh CR7. Ia mengalami cedera lutut di menit ke-80. "Ronaldo punya masalah dengan lututnya tetapi saat ini aku tak khawatir," ujar pelatih Madrid, Carlo Ancelotti.
Selain CR7, Gareth Bale juga bersinar di laga leg pertama perempatfinal Madrid vs Dortmund di Santiago Bernabeu itu. Bale membuka kemenangan lewat gol pertama disusul oleh Isco. Madrid pesta kemenangan berkat tiga gol yakni Bale, Isco dan CR7.
(wk/)