Dugaan keterlibatan orang dalam itu karena beberapa kejanggalan yakni tak ada tanda kerusakan pada rumah dan penjelasan saksi yang berbeda-beda.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 12 April 2014 - 08:45 WIB
WowKeren - Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus perampokan di rumah chef Farah Quinn. Menurut polisi, diduga perampokan itu melibatkan orang dalam.
Kapolsek Mampang, Kompol Bambang Hari Wibowo, mengungkap kalau berdasarkan olah TKP, tak ada tanda-tanda kerusakan pada rumah. Baik dari bagian gerbang depan hingga pintu bagian dalam rumah. Selain itu ada kejanggalan dari keterangan saksi.
"Kami sudah periksa enam saksi atas kejadian itu," tutur Bambang, Jumat (11/4). "Keenamnya memberikan keterangan yang berbeda-beda. Makanya masih kami selidiki."
Salah satu saksi menjelaskan kalau pelaku masuk dengan memanjat pagar rumah. Sementara saksi lainnya mengklaim pelaku memanjat dari tembok sebelah kiri rumah. Keterangan itu dianggap janggal karena tinggi pagar rumah Farah dibangun cukup tinggi yakni dua meter lebih. Selain itu, tak ada jejak kaki pada tembok rumah.
Kasus perampokan itu terjadi di rumah Farah di Jalan Bangka VIII C No 5 RT 02/12 Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (10/4) dini hari WIB. Saat itu, Farah sedang berlibur ke Singapura.
Polisi menjelaskan kalau tiga pelaku menyekap supir dan pembantu rumah tangga. Mereka kemudian mengambil dompet kedua korban berisi uang Rp 1,6 juta, membawa kabur mobil Innova bernomor polisi B 8659 IQ milik Farah, sejumlah perhiasan dan barang elektronik.
(wk/)