Pasangan ganda nomor satu dunia, Hendra Setiawan - Mohammad Ahsan, tidak akan dipasangkan untuk mencari alternatif dan variasi lain.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 April 2014 - 14:26 WIB
WowKeren - Tim bayangan Piala Thomas-Uber sudah menyelesaikan masa karantina mereka di Kudus selama sepuluh hari. Setelah ini, tim akan bertolak ke Solo untuk menjalani simulasi pada Sabtu (26/4) guna menentukan tim inti ke ajang Piala Thomas-Uber 2014.
Dalam simulasi, tim bayangan Piala Thomas dan Piala Uber akan dibagi menjadi dua regu yang akan saling berhadapan satu sama lain. Dari susunan regu, ada yang menarik ketika ganda putra nomor satu dunia, Hendra Setiawan - Mohammad Ahsan tidak akan dipasangkan.
"Pertimbangannya adalah kami mesti punya alternatif kalau terjadi sesuatu, tetapi semoga tidak," jelas manajer tim Piala Thomas, Christian Hadinata. "Saat latihan, mereka juga sudah sering berpasangan."
"Kombinasi pasangan juga perlu untuk variasi agar tidak jenuh," lanjut Christian. "Beda partner, pasti beda variasi pukulan."
Sementara itu di Tim Uber, Adriyanti Firdasari diangkat menjadi kapten tim. Manajer tim dan pelatih sepakat menunjuk pebulutangkis berusia 27 tahun itu sebagai motor tim.
"Semalam, tim Uber mengadakan acara kumpul bersama," jelas Firda. "Saat itulah manajer tim dan pelatih menunjukku sebagai kapten tim."
"Setelah itu teman-teman dimintai pendapatnya," lanjutnya. "Dan mereka setuju."
Firda memang menjadi salah satu pemain yang dijadikan panutan. Pasalnya, ia telah menjadi bagian dari Tim Piala Uber pada 2004, ketika usianya baru menginjak 18 tahun.
(wk/)