DreamWorks Animation menderita kerugian besar karena 'Mr. Peabody & Sherman' gagal di box office meskipun mendapat review bagus.
- Tim WowKeren
- Rabu, 30 April 2014 - 08:46 WIB
WowKeren - Mendapat review bagus tak menjamin sebuah film akan laris di pasaran. Inilah yang dialami film animasi "Mr. Peabody & Sherman". Gara-gara kegagalan film tersebut, DreamWorks Animation menderita kerugian yang cukup besar.
Tak tanggung-tanggung DreamWorks harus merogoh kocek USD 57 juta (sekitar Rp 658 miliar) untuk menutupi kerugian "Mr. Peabody & Sherman". Film ini sebenarnya mendapat review positif dari kritikus dan meraup pendapatan USD 260 juta (sekitar Rp 3 triliun) di seluruh dunia.
Namun penghasilan tersebut tetap tak mampu menutupi biaya produksi dan biaya-biaya lainnya. Sehingga membuat DreamWorks berhutang pada Twentieth Century Fox yang mendistribusikan film ini.
"Kegagalan 'Mr. Peabody & Sherman' di box office merupakan tentangan yang harus kami hadapi," ujar CEO DreamWorks Animation, Jeffrey Katzenberg. "Menguatkan sisi bisnis kami adalah prioritas perusahaan saat ini."
Meski gagal, tapi DreamWorks tetap tak patah semangat. Jeffrey mengaku berharap proyek film animasi mereka selanjutnya, "How to Train Your Dragon 2", bisa sukses di pasaran.
"Film kami selanjutnya adalah 'How to Train Your Dragon 2' yang dirilis pada 13 Juni," tambahnya. "Dan aku yakin film ini bisa membuat kami kembali meraih kesuksesan di box office yang pernah kami raih sebelumnya."
"Mr. Peabody & Sherman" bukanlah satu-satunya film DreamWorks dalam beberapa tahun terakhir. Film animasi "Turbo" juga rugi senilai USD 13,5 juta (sekitar Rp 155 miliar). Selain itu "Rise of the Guardians" yang dirilis saat musim liburan 2012 juga gagal dan rugi USD 83 juta (sekitar Rp 958 miliar).
(wk/)