Suhu panas di India bisa berdampak buruk bagi kondisi pemain Indonesia yang akan berlaga di kejuaraan Piala Thomas-Uber 2014.
- Tim WowKeren
- Kamis, 08 Mei 2014 - 14:19 WIB
WowKeren - Selain faktor teknis, faktor non-teknis juga wajib diperhatikan Tim Piala Thomas-Uber Indonesia yang akan bertanding di India, akhir Mei mendatang. Pasalnya, dalam bulan ini, musim kemarau sedang melanda India.
Suhu udara di India sedang panas-panasnya, terlebih lagi di New Delhi, tempat diselenggarakannya kejuaraan. Suhu udara di ibukota India itu bisa mencapai 38 hingga 41 derajat Celcius.
"Ada waktu lima hari buat beradaptasi," kata kapten Tim Piala Thomas, Hendra Setiawan. "Dalam bulan ini, di sana (India) memang sedang panas-panasnya."
Tim Indonesia dijadwalkan tiba di New Delhi pada 13 Mei. Sementara kejuaraan sendiri akan berlangsung pada 18-25 Mei di Siri Fort Sports Complex.
Pasangan ganda Mohammad Ahsan itu juga sedikit resah dengan kondisi tersebut. Pasalnya, ini adalah pengalaman pertamanya bermain di negara dengan suhu udara yang tinggi. "Solusinya mungkin dengan banyak minum," ujar Hendra.
"Aku juga jarang bermain di negara bersuhu panas," lanjut juara dunia 2013 itu. "Kalau di dalam gedung memang tak masalah, tetapi saat keluar-masuk gedung pertandingan sehingga suhu berubah itu yang masalah."
Hendra pun mengingatkan rekan-rekannya untuk menjaga kondisi selama turnamen berlangsung. "Di sini (Jakarta) saja kondisi pemain mulai turun, dan ada beberapa yang mulai radang, termasuk aku," jelas Hendra.
(wk/)