Timnas Indonesia Minim Pemain Belakang Berkualitas
SerbaSerbi

Banyaknya klub ISL yang menggunakan legiun asing sebagai pemain bertahan membuat Timnas kekurangan stok bek lokal berkualitas.

WowKeren - Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, mengeluhkan kondisi lini belakang pasukan Garuda. Ia menilai kualitas pemain bertahan Timnas saat ini belum bisa dikatakan mumpuni.

"Saat ini, kami memang berusaha mencari pemain bertahan yang berkualitas," jelas pelatih asal Austria itu. "Tetapi itu tidak mudah mengingat banyaknya legiun asing yang bermain sebagai bek di klub-klub ISL."

Memang, saat ini benteng pertahanan tim-tim yang berkiprah di kompetisi kasta tertinggi tanah air didominasi oleh nama-nama asing. Karenanya, pemain yang dipanggil Riedl sebagai persiapan jelang uji coba lawan ASEAN All Stars, Minggu (11/5) mendatang juga dipenuhi wajah lama, seperti Ricardo Salampessy dan M Robby.


"Namun kami tidak putus asa," lanjut Riedl. "Pasti ada pemain lokal berkualitas yang bisa memenuhi kebutuhan lini belakang."

Selain sektor palang pintu, Riedl juga sedang mencari pemain yang pas diposisikan sebagai gelandang bertahan. Ia juga mengaku sedang berburu pemain untuk posisi bek sayap.

"Agak susah memang mencari pemain yang pas di posisi itu (gelandang bertahan)," ungkap Riedl. "Karenanya, untuk sementara kami memanggil Manahati Lestusen dari Timnas U-23 jelang laga lawan ASEAN All Stars nanti."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!