Menkominfo: Vimeo Diblokir Karena Ada Konten Pornografi
SerbaSerbi

Tifatul Sembiring menutup Vimeo setelah mendapat laporan dari tim Trust+ bahwa mengandung pornografi yang membuat netter bertanya-tanya.

WowKeren - Hari ini, Senin (12/5), para netter di Indonesia dihebohkan dengan diblokirnya Vimeo. Website tersebut merupakan penyedia konten video seperti YouTube atau Dailymotion. Tak ayal, netter langsung melayangkan protes ke akun Twitter Menkominfo Tifatul Sembiring.

Vimeo.com diketahui tidak bisa diakses pada 10 Mei 2014 dari sejumlah jaringan penyedia jasa internet. Rupanya, pemerintah memasukkan Vimeo dalam daftar situs web yang wajib diblokir. Tifatul mengatakan pemblokiran tersebut karena adanya laporan tim Trust+ bahwa Vimeo mengandung konten pornografi.

"Laporan dari tim Trust+ bahwa Vimeo secara eksplisit berisi konten pornografi. Tim Trust+ memberikan instruksi untuk blokir Vimeo." tulis @tifsembiring.


Namun penjelasan itu tetap menimbulkan kecurigaan netter bahwa Kominfo bermaksud menutupi beredarnya video seronok dalam sebuah kampanye partai yang dekat dengan kubu sang menteri. Pihak Telkom mengaku tak tahu menahu adanya konten seronok yang konon jadi asal mula pemblokiran ini. Tifatul kemudian juga membantah video seronok tersebut berasal dari partainya.

Kini gelombang protes masih mengalir dari netter Indonesia yang membanjiri Twitter Tifatul. Tak sedikit netter yang mempertanyakan akuntabilitas tim Trust+ hingga laporannya harus ditindak serius. Jawaban Tifatul mendapat laporan dari tim Trust+ via SMS juga membuat netter makin bertanya-tanya.

"Permisi, pak. tim trust+ itu siapa dan gimana cara kerjanya? Lalu untuk masyarakat spt saya ini, bagaimana bisa bergabung?" tanya akun @ADemiawansyah yang senada dengan @donnybu. "Siapa" tim trust+? Siapa beri mandat? Sejauh apa kewenangannya?"

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!