Sony Prediksi Rugi Rp 5,5 Triliun Sepanjang Tahun Karena Lepas Vaio
SerbaSerbi

Sony masih untung banyak dari bisnis smartphone namun bisnis diprediksi akan stagnan karena sudah tak berjualan PC lagi.

WowKeren - Sony sudah menelan kerugian USD 1,25 miliar pada 2013 dan tampaknya masih berlanjut tahun ini. Perusahaan asal Jepang ini diprediksi akan terus merugi hingga USD 489 juta atau Rp 5,5 triliun karena menjual bisnis PC Vaio.

Pembesut TV Bravia itu meyakini akan mengalami kerugian USD 489 juta (50 miliar Yen) hingga Maret 2015 mendatang. Kerugian itu akan dialami karena bisnis yang stagnan tak bisa berjualan PC lagi setelah melepas Vaio. Kerugian yang didapat dari Vaio masih dimasukkan dalam laporan fiskal tahun ini sehingga Sony mendapat kerugian total 80 miliar Yen.

Kerugian itu berasal dari penjualan Vaio yang mengubah pembiayaan dan inventaris komponen yang jadi terlalu banyak bagi perusahaan. Sony juga mengalami penurunan bisnis produksi kepingan cakram (disc) di luar negeri dan bisnis baterai.


Meski merugi, penjualan Sony meningkat 14 persen dari tahun ke tahun yang disumbang oleh smartphone dan PS4. Bisnis game mobile membawa lebih banyak keuntungan dibanding tahun lalu karena melemahnya nilai tukar Yen. Sementara itu divisi kamera digital mencatat penurunan 2 persen.

Sony menelan kerugian dari bisnis mobile, perangkat dan video game dari kuartal terakhir tahun lalu. Namun mereka meraup untung dari bisnis film yang memanfaatkan lisensi dan meledaknya album Daft Punk, Beyonce Knowles dan Miley Cyrus. Sony mengatakan bahwa bisnis smartphone membuat mereka untung namun ketika digabungkan dengan nilai hilangnya Vaio maka tidak beda banyak.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!