Ketidakmampuan mengendalikan emosi membuat pemain Timnas U-19 hanya mampu menciptakan tiga gol dari delapan peluang emas ketika menghadapi Yaman.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 24 Mei 2014 - 11:21 WIB
WowKeren - Meski mampu memenangi laga lawan Yaman, pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, masih belum puas dengan permainan anak asuhnya. Menurutnya, emosi para pemain masih sulit dikendalikan.
"Syukur bisa menang lawan Yaman, tetapi tim pelatih belum puas dengan cara bermain malam ini," kata Indra Sjafri usai laga di Stadion Maguwoharjo. "Dari evaluasi, pemain belum dapat mengendalikan sisi emosinya."
Ditambahkannya, hal ini berpengaruh besar pada kemampuan individual dan penyelesaian akhir. Jika para pemain bisa lebih tenang, mungkin mereka bakal menciptakan lebih banyak gol.
"Dari delapan peluang emas, baru tiga yang membuahkan gol," tandas Indra. "Belum nilai A, masih B."
"Mental pemain juga perlu dibenahi, nanti biar pelatih mental yang menanganinya," lanjutnya. "Jadi, ada tiga sorotan dalam pertandingan ini, yaitu penyelesaian akhir, kemampuan bertahan dan mental."
Di sisi lain, pelatih Yaman, Ahmed Ali Qasem, mengatakan permainan yang diperagakan Evan Dimas cs sangat luar biasa. "Apalagi didukung suporter yang sangat luar biasa. Meski tidak didukung suporter pun, mereka tetap luar biasa nantinya," puji Ahmed.
Kedua tim akan kembali bertemu pada Minggu (25/5) di tempat yang sama. Selanjutnya, pasukan Garuda Jaya dijadwalkan meladeni tantangan Lebanon U-19 pada 28 Mei 2014 di Stadion Manahan, Solo.
(wk/)