Kakao dan Daum sepakat untuk melakukan merger dengan nama baru Daum Kakao dan akan fokus untuk menyasar pasar Korea Selatan.
- Tim WowKeren
- Senin, 26 Mei 2014 - 18:19 WIB
WowKeren - Kakao Corp., perusahaan pengembang aplikasi KakaoTalk, sepakat untuk melakukan merger dengan portal internet terbesar kedua di Korea Selatan, Daum, pada Senin (26/5). Aksi merger ini akan menghasilkan sebuah entitas perusahaan baru bernama Daum Kakao.
Dengan kesepakatan baru terebut, nilai perusahaan ditaksir meningkat menjadi 3,1 trilun Won atau setara Rp 33,7 triliun. Pihak Daum Communications Corp, pemilik Daum, berharap proses ini akan tuntas pada 1 Oktober tahun ini.
Langkah Kakao ini ditengarai sebagai upaya mereka untuk lebih menguasai pasar di Korea Selatan, tempat usaha game mobile berkembang pesat. Dari 140 juta pengguna yang terdaftar di seluruh dunia, pasar terbesar KakaoTalk memang terdapat di Korea Selatan.
Menurut data App Annie, sembilan dari sepuluh game terlaris di Google Play Store, merupakan game yang berjalan di platform KakaoTalk. Sementara sekitar 90 persen smartphone di Negeri Ginseng diperkirakan telah terpasang aplikasi ini.
"Langkah Kakao untuk merger dengan Daum akan menghemat waktu dan biaya," kata kepala investasi Shinyoung Asset Management, Huh Nam Kwon. "Ini akhirnya menghasilkan sinergi bagi mereka sebagai pemain utama ketika industri online dan offline bergabung."
(wk/)